Skip to main content

Pentingkah Sosok Idola Bagi Para Remaja?


Usia remaja merupakan usia yang rentan terhadap pengaruh positif dan negatif. Terlebih di zaman yang semakin modern ini berbagai informasi dengan mudahnya masuk melalui berbagai macam media elektronik ataupun media sosial yang dimiliki oleh para remaja. Pengaruh pengaruh tersebut meliputi banyak hal, yaitu : trend fashion, trend gaya rambut, berbagai macam musik, perilaku, dsb.

Salah satu faktor yang menjadi pengaruh utama pada remaja yaitu  Idola. Sosok idola bagi para remaja merupakan salah satu bentuk ungkapan kekaguman. Seorang idola bisa menjadi inspirator bagi penggemarnya dalam segala hal, termasuk gaya hidup seseorang. Remaja merupakan mayoritas utama dalam hal mengidolakan sesuatu, hal ini sebenarnya bisa dibilang salah satu hal yang wajar. Secara psikologis usia remaja memiliki karakteristik tertentu yang mereka sukai. Masa-masa remaja juga dapat dikatakan sebagai masa krisis identitas, menurut Erik Erikson hubungan sosial pada masa remaja dipengaruhi oleh suatu model kepemimpinan. Dalam hal ini model kepemimpinan bagi remaja yaitu seorang idola.

Menurut pengertiannya, Idola adalah tokoh yang disorot banyak orang karena prestasinya. Seorang idola juga dijadikan teladan karena kualitas positfnya yang menonjol, dan dapat menjadi inspirator bagi penggemarnya dalam segala hal. Banyak alasan mengapa remaja dapat mengidolakan seseorang, hal ini biasanya dapat dilihat dari; fisiknya yang menawan, gaya hidup yang menarik, skill dan intelegensi, dan perilaku yang dianggap baik.

Contohnya, jika ada sekelompok boyband yang berhasil “menghipnotis” para remaja dengan berbagai penampilan yang menarik dan lagu-lagunya yang menyentuh hati, para remaja akan merasakan hal yang menyenangkan dan bahagia saat menyaksikan penampilan boyband tersebut. Secara perlahan remaja tersebut akan mulai mnegidentifikasi semua hal yang terdapat pada boyband tersebut. Mulai dari masing-masing personilnya, lagu-lagunya, gaya berpakaiannya, gaya rambutnya, bahkan mencari tahu mengenai info kegiatan sehari-hari boyband tersebut.

Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan sosok Idola tersebut telah menyentuh hati para remaja. Sosok tersebut dapat memahami perasaan dan juga memberikan penguatan dan hiburan untuk para remaja, sehingga akan menginspirasi dan juga memberikan efek emosional yang dibutuhkan. Biasanya para remaja juga tidak akan dipengaruhi oleh hal-hal seperti agama, ras, tingkat pendidikan, status ekonomi dsb dari sang Idolanya.

Manfaat Mengidolakan Seseorang Bagi Para Remaja
Peran idola mempunyai banyak manfaat atau dampak positif bagi para remaja, diantaranya:
1. Remaja dapat meniru perilaku atau hal-hal positif dari idola mereka.
2. Sebagai motivator dalam menjalani hidup.
3. Secara tidak langsung sebagai inspirasi atas segala hal yang dilakukan oleh remaja
4. Sebagai pencerah dalam mencapai cita cita para remaja

Dampak Negatif Mengidolakan Seseorang Bagi Para Remaja
1. Fanatisme terhadap Idola yang berlebihan
2. Seseorang akan menganggap Idola yang lain adalah salah dan Idolanyalah yang paling benar, yang mengakibatkan perpecahan dan pertengkaran antara remaja
3. Meniru idola yang salah, seringkali remaja memaksakan diri untuk menjadi seperti idolanya, menguras materi bahkan bisa sampai frustasi jika tidak tercapai.

Para remaja hendaknya dapat memilih seseorang yang di idolakan dengan alasan yang edukatif, dapat menilai dari prestasi dan tingkah lakunya yang baik, sikap-sikap yang dapat dijadikan teladan, dan tentunya menginsipirasi hidup untuk lebih semangat dalam menjalani hidup. Jika hal-hal seperti itu dapat dipenuhi oleh seorang Idola, maka patutlah sosok tersebut dijadikan panutan yang baik bagi para remaja.

By Nanda Erma Ayuningtyas.

Comments

Popular posts from this blog

Guru BK

Guru bimbingan dan konseling atau biasa kita sebut dengan guru BK adalah jabatan yang sangat esensial. Karena mereka sangat dibutuh oleh siswa untuk berbagi segala permasalah yang dihadapi dalam mengikuti pelajaran. Para siswa juga biasanya membutuhkan mereka sebagai orang yang bisa diajak berbicara dari hati-hati untuk mengarahkan mereka dalam memilih jenjang karir yang sesuai atau pilihan untuk melanjutkan pendidikan. Masing-masing satuan pendidikan pasti telah menetapkan standar, kriteria, fungsi, dan tugas-tugas untuk seorang guru BK yang bertugas di sekolah tersebut. Hal-hal tersebut disusun menjadi aturan yang harus selalu ditaati dan menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas-tugas sehari-hari. Tentu saja standar, kriteria, fungsi, dan tugas-tugas tersebut berbeda antara sekolah yang satu sekolah yang lain. Hal ini disebabkan oleh visi dan misi sekolah, kondisi, lingkungan, dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi. Tugas Dan Tanggungjawab Guru Bimbingan konseling (BK) diantaran...