Kalo ngomongin tentang Guru
Bimbingan Konseling, pasti gak jauh-jauh dari imej guru yang sering ngehukum
siswa, suka menasehati siswa, suka nge-razia rambut ataupun handphone,
galak, judes, suka cari-cari kesalahan siswa, tukang marah-marah. Ya, guru BK
memang rata-rata terkenal dengan imej seperti itu, imej "Polisi Sekolah" sudah
melekat banget dimata siswa-siswa di sekolah. Makanya dengan imej yang seperti
itu gak heran kalau sosok Guru BK ditakuti dan bahkan dijauhi siswa-siswa, karna
banyak yang berpikir kalau berurusan dengan guru BK akan otomatis menjadi anak
yang bermasalah.
Mindset buruk mengenai Guru BK di
Sekolah saya rasa perlu di luruskan. Sehingga tidak ada anggapan buruk mengenai
Guru BK, padahal tugas Guru BK itu untuk membimbing siswa, menolong siswa kita ketika kesusahan dan terkena masalah, menjadi sahabat siswa, dan memberikan apa yang dibutuhkan oleh siswa
untuk kelangsungan kegiatan belajar di sekolah.
Mulia kan tugas Guru BK?? :p
Guru BK juga suka memanggil wali
murid, siswa yang sering bolos sekolah, dan sebagainya. Padahal dibalik
itu Guru BK mempunyai niatan yang baik bagi siswa yang bermasalah, agar siswa
yang nakal seperti itu bisa berubah menjadi pribadi yang baik dan tidak
mengulangi kesalahannya lagi.
Banyak yang bilang Guru BK juga
menyeramkan. Menyeramkan dari mananya? Apa guru BK terlihat seperti hantu?
Justru guru BK bisa jadi sahabat
untuk para siswanya lohh.. karna Guru BK akan membimbing siswa-siswa di
sekolah. Tidak hanya untuk si bandel, tetapi ke semua siswa juga. Guru BK juga
bisa membantu untuk mengetahui bakat siswa-siswanya, sehingga nantinya bakat
para siswa akan dikembangkan menjadi lebih optimal dan membantu
mengarahkan pada perencanaan karir yang baik. Jadi, jangan takut lagi ya sama
guru BK :p
Gak cuma membimbing aja, guru BK
juga menolong siswa yang terkena masalah. Kayaknya hal seperti itu gak heran lagi ya, karna sebagaimana yang orang tahu memang guru BK pekerjaannya untuk
mengurus anak-anak yang terkena masalah…
Dengan Guru BK menolong
siswa-siswa yang terkena masalah, hal itu merupakan upaya untuk membuat siswa
tersebut tidak nakal dan terkena masalah lagi di kemudian hari. Guru BK juga
dapat memberikan bantuan berupa saran ataupun nasihat bila kita sedang
mengalami masalah, intinya guru BK bisa untuk diajak curhat juga. jangan
sungkan untuk curhat ke guru BK ya!
Bimbingan konseling yang ada di
sekolah memang diarahkan untuk menentukan jurusan, program studi atau
konsentrasi. Bimbingan konseling dijenjang pendidikan ini bermanfaat bagi siswa
dalam artinya konseling, membantu bimbingan belajar dan permasalahan-permasalahan
perilaku para siswa. Pada dasarnya bimbingan dan konseling adalah layanan
bantuan kepada peserta didik agar peserta didik mampu memahami dirinya,
memahami lingkungan dan mampu merencanakan masa depan untuk mancapai
perkembangan yang optimal.
Berbicara tentang karakter atau imej,
setiap guru juga memiliki karakter yang berbeda-beda, karena setiap guru
memiliki kepribadian untuk menunjang 4 kompetensi guru (Pedagogi, Profesional,
Kepribadian, dan Sosial). Kepala sekolah, guru wali kelas dan bahkan guru BK
memiliki tugas sekaligus tanggung jawab masing-masing.
Ada karakter yang harus (wajib) dimiliki oleh
guru bimbingan konseling untuk mengubah pandangan negatif diantaranya:
1. Bertanggung
Jawab
Guru BK selalu
tugas dan tanggung jawab dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling dilingkup
sekolah. Tugas guru BK adalah harus menjalakan kewajibannya untuk membantu dan
mengembangan para peserta didik dalam lingkup minat, potensi, bakat, kebutuhan
dan kepribadian peserta didik itu.
2. Bijaksana:
Sifat yang harus
menonjol dari seorang guru pembimbing selain bertanggung jawab adalah selalu
bijaksana dalam menghadapi permasalahan para peserta didik di sekolah.
Seringkali, pada saat guru BK menjumpai peserta didik yang melakukan kesalahan,
perilaku bermasalah yang dilakukan peserta didik itu pasti ada penyebabnya dan
hal itulah yang sebenarnya harus ditangani agar peserta juga jujur dalam
memberikan informasi. Kalau guru BK tidak bijaksana bagaimana mereka dapat
membantu para peserta didik?
3. Sabar:
3. Sabar:
Sifat sabar itu
tidak boleh dikaitkan dengan sifat yang lemah, justru dapat menjadi senjata
terkuat untuk mengatasi permasalahan peserta didik, karena dengan sifat sabar
ini, guru BK bisa lebih mengenadilkan emosi dan perasaannya sendiri dan peserta
didik. Karena ketika ada guru BK yang tidak sabar dalam menjalankan tugasnya
maka mainset guru BK yang ditakuti bukan dihormati, bahkan bisa dibenci oleh
peserta didik. Memang sifat sabar itu sulit untuk dilakukan, tetapi sebagai
guru BK yang profesional harus memiliki sifat sabar.
4. Ramah:
4. Ramah:
Sifat yang ramah
dan hangat untuk memberikan kenyamanan pada peserta didik yang dilayani,
apabila guru BK prodfesional dalam menjalankan tugasnya agar lenih mudah
mendapatkan informasi yang dibutuhkan ketika melayani para peserta didik..
Sebagai guru pembimbing yang baik, hendaknya selalu menyambut peserta didik
dengan ramah dan hangat, agar para peserta didik tidak kapok datang ke ruang
bimbingan konseling.
By
Nanda Erma Ayuningtyas
Comments
Post a Comment